PMII Rembang : Aksi Solidaritas Untuk Rakyat Miskin

18 Mar

Khorul Anam penderita penyakit step dan saraf.
Photo : Hasan (ajour)

Aksi solidaritas memberikan bantuan dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rembang kepada (baju hitam) Orang Tua bayi penderita step dan saraf. Minggu, 17 Maret 2013.
Photo : Arif Sedan

Jurnal Rembang, Warga miskin yang kurang mendapat perhatian dalam hal kesejahteraan di Negeri ini rupanya masih relatif cukup banyak. Fakta lapangan di Daerah pedesaan atau perkampungan masih mencapai angka yang tinggi. Hal tersebut rupanya yang menjadikan PC PMII Rembang terjun ke lapangan untuk mengetahui keadaan atau kondisi masyarakat grass root yang kurang mendapat perhatian dari Pemerintah dan kepedulian terhadap sesama.

Minggu, 17/03/2013 dalam kunjungan PC PMII Rembang menemukan fakta yang cukup memprihatinkan pada seorang anak penderita step dan saraf yang bernama Khoirul Anam (6) Warga Desa Tawangrejo RT/RW : 03/02 Sarang-Rembang. Menurut informasi dari Nanang Orang Tua penderita, “perhatian muncul setelah diberitakan oleh media, sebelumnya jarang sekali bantuan yang datang untuk anaknya”. Keluarga ini tergolong warga yang miskin, akan tetapi tidak mendapatkan BLT (Bantuan Langsung Tunai).

Fenomena tersebut menunjukkan kurang efektifnya alokasi program bantuan Pemerintah kepada masyarakat miskin. Unsur nepotisme masih mewarnai pendataan kucuran bantuan Pemerintah. Artinya yang dekat dan masih ada hubungan keluarga dengan oknum terkait yang didata untuk mendapatkan bantuan. Warga miskin seperi Nanang yang tidak mendapat bantuan Pemerintah tentu relatif cukup banyak.

Fakta ketidaktepatan itu harus dicrosscheck dan segera ditindaklanjuti agar warga miskin benar-benar mendapatkan haknya. Hal ini harus dijadikan catatan penting untuk stakeholder Pemerintah agar pelayanan publik dan hak masyarakat grass root terimplementasikan dengan efektif. Tidak seperti apa yang dialami Nanang, pasca diblow-up media masa baru ada pelayanan. Mestinya pelayanan seperti Jamkesmas, BLT dan program Pemerintah yang lainnya untuk masyarakat miskin itu didapatkan sejak program itu berjalan. Bukan diberikan setelah diblow-up media. (Widad)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: